Gunung
Argowayang adalah salah satu bagian dari gugusan pegunungan Anjasmoro di sisi
Wonosalam Selatan. Kawasan ini terbentang dari Desa Jarak, Desa Wonomerto dan
Desa Galengdowo.
Gunung
ini sebenarnya bernama Margowayang, yang lalu kemudian berkembang menjadi
Argowayang. Nama Argowayang, berasal dari kata Argo dan Wayang. Argo artinya
gunung dan wayang merupakan ‘boneka’ pementasan siluet yang kerap identik
dengan budaya Jawa.
Nama
wayang tersemat di gunung ini karena ketika fajar menyingsing dan mentari
mentari terbit dari timur, cahaya sinar matahari menembus atas deretan gunung
yang berjajar rapi lalu menciptakan keelokan siluet layaknya sebuah pementasan
wayang.
Selain
itu, terdapat cerita penduduk setempat tentang legenda alunan gamelan misterius
yang kerap terdengar di waktu-waktu tertentu. Menurut para sesepuh desa,
dulunya di daerah lereng Argowayang sering terdengar bunyi gamelan terdengar
sayup-sayup. Alunan musik khas tanah jawa yang menjadi backsound pementasan wayang ini sering terdengar saat malam suro,
meski sedang tidak ada pementasan wayang.
Hingga
kini, sumber bunyi gamelan itu masih menjadi misteri dan menjadi cerita unik
yang diwariskan penduduk setempat secara turun temurun. Sayangnya, bunyi
misterius itu kini sudah punah dan tak pernah terdengar lagi. Para pemuda
setempat hanya mewarisi kisah tersebut, tanpa pernah mendengar langsung alunan
pengiring pementasan wayang misterius itu.
Dari
nama dan dongeng yang unik ini, akhirnya pariwisata Wonosalam Selatan kerap menggunakan
nama Argowayang sebagai nama mereknya. Mulai dari nama pendakian, nama merek
kopi, maupun aneka lokasi wisata. Tercatat beberapa nama seperti Kopi Wonosalam
Argowayang, Argowayang Kompeni Waterpark Galengdowo, dan Pendakian Anjasmoro
via Argowayang.
Gunung
Argowayang sendiri, berada di tengah-tengah deretan pegunungan Anjasmoro
kawasan selatan dan hanya akan terlihat ketika dilakukan pendakian di salah
satu titik. Tak heran, tahun 2016 dibuka rute pendakian Anjasmoro via
Argowayang yang menuju Tapak Bunder sebagai destinasinya. Dari puncak itu para
pendaki bisa melihat Gunung Argowayang yang menjadi kebanggaan Wonosalam
Selatan.
Gunung
Argowayang yang hijau nan subur juga memiliki kekayaan alam seperti kawasan
Wonosalam pada umumnya, yaitu durian, cengkih, salak dan kopi. Kekayaan alam ini
kemudian menjadikan para penggerak pariwisata dan pemuda setempat untuk
menggali potensinya dan menjadikannya sebagai destinasi wisata petik buah
ketika masa panen.
Tercatat,
titik puncak Argowayang setinggi ……………. Tak terlalu tinggi memang, karena
kawasan Wonosalam Selatan ibarat kaki Gunung Anjasmoro yang berakhir dekat di daerah Kandangan –Kediri dan Pujon-Malang.
Sebuah
kawasan yang cukup menarik untuk dieksplorasi, mengingat di sini terdapat
pesona alam seperti Air Terjun Tretes Pengajaran yang merupakan terjun
tertinggi di Jawa Timur dan bekas lorong Gua Jepang yang dijadikan
persembunyian senjata tentara Jepang saat perang dunia kedua.
Gunung
ini menambah daftar nama gunung berawalan Argo seperti Gunung Argopuro di
Probolinggo dan Gunung Argoraung di …………... Ayo, kapan jalan-jalan di
Argowayangnya Jombang???
Gunung Argowayang
Wonosalam
Selatan
Desa Galengdowo,
Desa Jarak, Desa Wonomerto
Kabupaten
Jombang
0 komentar:
Posting Komentar