Kamis, 25 Desember 2014

Gunung Argowayang : Pesona Lain Anjasmoro

Gunung Argowayang adalah salah satu bagian dari gugusan pegunungan Anjasmoro di sisi Wonosalam Selatan. Kawasan ini terbentang dari Desa Jarak, Desa Wonomerto dan Desa Galengdowo.

Gunung ini sebenarnya bernama Margowayang, yang lalu kemudian berkembang menjadi Argowayang. Nama Argowayang, berasal dari kata Argo dan Wayang. Argo artinya gunung dan wayang merupakan ‘boneka’ pementasan siluet yang kerap identik dengan budaya Jawa.
Nama wayang tersemat di gunung ini karena ketika fajar menyingsing dan mentari mentari terbit dari timur, cahaya sinar matahari menembus atas deretan gunung yang berjajar rapi lalu menciptakan keelokan siluet layaknya sebuah pementasan wayang.

Selain itu, terdapat cerita penduduk setempat tentang legenda alunan gamelan misterius yang kerap terdengar di waktu-waktu tertentu. Menurut para sesepuh desa, dulunya di daerah lereng Argowayang sering terdengar bunyi gamelan terdengar sayup-sayup. Alunan musik khas tanah jawa yang menjadi backsound pementasan wayang ini sering terdengar saat malam suro, meski sedang tidak ada pementasan wayang.


Hingga kini, sumber bunyi gamelan itu masih menjadi misteri dan menjadi cerita unik yang diwariskan penduduk setempat secara turun temurun. Sayangnya, bunyi misterius itu kini sudah punah dan tak pernah terdengar lagi. Para pemuda setempat hanya mewarisi kisah tersebut, tanpa pernah mendengar langsung alunan pengiring pementasan wayang misterius itu.

Dari nama dan dongeng yang unik ini, akhirnya pariwisata Wonosalam Selatan kerap menggunakan nama Argowayang sebagai nama mereknya. Mulai dari nama pendakian, nama merek kopi, maupun aneka lokasi wisata. Tercatat beberapa nama seperti Kopi Wonosalam Argowayang, Argowayang Kompeni Waterpark Galengdowo, dan Pendakian Anjasmoro via Argowayang.

Gunung Argowayang sendiri, berada di tengah-tengah deretan pegunungan Anjasmoro kawasan selatan dan hanya akan terlihat ketika dilakukan pendakian di salah satu titik. Tak heran, tahun 2016 dibuka rute pendakian Anjasmoro via Argowayang yang menuju Tapak Bunder sebagai destinasinya. Dari puncak itu para pendaki bisa melihat Gunung Argowayang yang menjadi kebanggaan Wonosalam Selatan.

Gunung Argowayang yang hijau nan subur juga memiliki kekayaan alam seperti kawasan Wonosalam pada umumnya, yaitu durian, cengkih, salak dan kopi. Kekayaan alam ini kemudian menjadikan para penggerak pariwisata dan pemuda setempat untuk menggali potensinya dan menjadikannya sebagai destinasi wisata petik buah ketika masa panen.

Tercatat, titik puncak Argowayang setinggi ……………. Tak terlalu tinggi memang, karena kawasan Wonosalam Selatan ibarat kaki Gunung Anjasmoro yang berakhir dekat di  daerah Kandangan –Kediri dan Pujon-Malang.

Sebuah kawasan yang cukup menarik untuk dieksplorasi, mengingat di sini terdapat pesona alam seperti Air Terjun Tretes Pengajaran yang merupakan terjun tertinggi di Jawa Timur dan bekas lorong Gua Jepang yang dijadikan persembunyian senjata tentara Jepang saat perang dunia kedua.

Gunung ini menambah daftar nama gunung berawalan Argo seperti Gunung Argopuro di Probolinggo dan Gunung Argoraung di …………... Ayo, kapan jalan-jalan di Argowayangnya Jombang???

Gunung Argowayang
Wonosalam Selatan
Desa Galengdowo, Desa Jarak, Desa Wonomerto

Kabupaten Jombang

Gunung Argowayang : Pesona Lain Anjasmoro

Gunung Argowayang adalah salah satu bagian dari gugusan pegunungan Anjasmoro di sisi Wonosalam Selatan. Kawasan ini terbentang dari Desa Ja...